Jumat, 03 Oktober 2014

Pertemuan Keempat Keamanan Sistem Komputer 30 Sept 2014

Pada pertemuan hari ini, kami membahas berbagai teori mengenai Keamanan Sistem Komputer yang sudah cukup mendalam.

Berikut ini adalah penjelasannya dan tambahan-tambahan teorinya:

Keamanan Sistem Komputer merupakan sebuah upaya  yang dilakukan untuk mengamankan kinerja,fungsi atau proses komputer. KSK juga berguna untuk menjaga komputer dari para penjahat dunia maya seperti hacker.
Apa sih hacker itu?
Hacker adalah Seorang yang mempunyai keinginan untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer atau jaringan komputer, sehingga menjadi orang yang ahli dalam bidang penguasaan sistem, komputer atau jaringan komputer

Tetapi layaknya seperti gembok kunci dalam rumah yang menjaga rumah dari para maling untuk masuk. Namun sebaik apapun sistem keamanan rumah anda pasti ada cara untuk masuk kedalam rumah anda. Dan mengapa dibutuhkannya sistem keamanan komputer ?

Karena meningkatnya perkembangan teknologi dalam jaringan. Fungsi sistem keamanan komputer adalah untuk menjaga sumber daya sistem agar tidak digunakan,dimodifikasi, dan diganggu oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab.




Seperti postingan sebelumnya, gambar diatas menerangkan beberapa gangguan-gangguan yang terjadi pada sistem komputer. Apabila anda mau melihat arti-arti dari kata-kata gambar diatas dapat dilihat disini

Alasan di butuhkan keamanan sistem komputer, diantaranya :

  • “information-based society”, menyebabkan nilai informasi menjadi sangat penting dan menuntut kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi,.
  • Infrastruktur jaringan komputer, seperti LAN dan Internet, memungkinkan untuk menyediakan informasi secara cepat, sekaligus membuka potensi adanya lubang keamanan (security hole)
  • Banyaknya software yang pada awalnya digunakan untuk melakukan audit sebuah system dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin disalahgunakan untuk melakukan scanning system orang lain.
  • Banyaknya software-software untuk melakukan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis.
  • Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet.
  • Kurangnya hukum yang mengatur kejahatan komputer.
  • Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).

Skema letak potensi lubang keamanan secara sederhana


Pelanggaran Keamanan Komputer
i


ii
Kejahatan Komputer semakin meningkat karena :

1.      Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer meningkat : online banking, ecommerce, Electronic data Interchange (EDI).
2.     Desentralisasi server/server yang dibuat tersebar.
3.     Transisi/perubahan dari single vendor ke multi vendor.
4.     Meningkatnya kemampuan pemakai (user).
5.     Kesulitan penegak hukum dan belum optimalnya perundang-undangan mengenai cybercrime.
6.     Sistem yang terhubung dengan jaringan Internet.


Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer antara lain:
1.     Membatasi akses fisik terhadap komputer
2.     Menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan sistem operasi untuk keamanan komputer
3.     Membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat diandalkan
Kebijakan dalam keamanan sistem komputer dapat berupa Pengaman-pengaman yang bagus. Pengamanan yang disarankan :
1.     Terapkan rencana pengamanan untuk mencegah pembobolan.
2.     Buat rencana/planning penanganan jika pembobolan terjadi.
3.     Buatlah backup.
4.     Hanya ijinkan akses untuk pegawai tertentu.
5.     Ubah password secara teratur.
6.     Jagalah informasi yang tersimpan dengan aman.
7.     Gunakan software antivirus.
8.     Gunakan biometrik untuk mengakses sumberdaya komputasi.
9.     Rekrut tenaga kerja / pegawai yang bisa dipercaya.
10. Enkripsi – proses penyandian pesan sebelum memasuki jaringan atau gelombang udara, kemudian membuka kembali pada ujung penerimaan(Dekripsi).
Penyebab Meningkatnya Kejahatan Komputer :
  • Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer meningkat : online banking, e-commerce, Electronic data Interchange (EDI).
  • Desentralisasi Server
Apa sih itu? Desentralisasi merupakan Pemrosesan dilakukan dimasing-masing pengguna yang dibagi menjadi dua yaitu peer to peer dan sistem terdistribusi. Penempatan data atau informasi dan aplikasi yang digunakan untuk memperoleh informasi diletakkan secara tersebar karena desentralisasi ini merupakan kebalikan dari sentralisasi. Jadi administrator server dapat mengakses data tanpa dibatasi waktu dan jarak.
  • Transisi dari single vendor ke multi vendor.
Untuk pengetahuan saja, kalau single vendor bisa dikatakan lebih baik dari multi vendor apabila dilihat dari segi kemudahan. Single vendor lebih mudah dalam konfigurasi dan integrasi, dan users tidak perlu mempelajari lagi banyak sistem yang ada karena semua sistem dan perangkatnya satu sumber sehingga dapat berdaptasi dengan cepat atas perubahan lingkungan dan teknologi. Bila dilihat dari segikeamanan, single vendor lebih aman karena sistem yang dikembangkan masih tertutup dan lebih bersifat monoculture sehingga tidak banyak dikembangkan oleh vendor lain. Disamping dua hal diatas, single vendor memiliki keunggulan dalam Standart, suplly,integritas,dan fitur walaupun tentu saja dengan biaya yang tidak murah. Dan ternyata Multivendor memperlihatkan jauh lebih banyak masalah kompabilitas daripada single-vendor.
Sedangkan multi vendor bisa dikatakan lebih baik dari single vendor apabila dilihat dari segi biaya. Dengan penggunaan multi vendor dapat meminimalkan biaya di muka dan biaya operasional.Upaya menekan biaya juga dimungkinkan karena untuk membangun sebuah system tidak harus mengganti perangkat pendukung secara keseluruhanKelebihan multi vendor yang lain adalah dapat dipadu padankan dengan perangkat yang sudah ada jika memang diperlukan, jadi tinggal menambah saja sesuai dengan kebutuhan. Dari segi kemandirian, multi vendor memberikan kebebasan kepada konsumen dalam hal pemakaian sistem atau aplikasi sehingga konsumen tidak terikat dan bebas menentukan pilihan mana yang terbaik dan sesuai bagi konsumen itu sendiri. Tetapi dari segi efektifitas sistem atau perangkat yang harus dimengerti dan masalah interoperability antar vendor yang lebih sulit ditangani. Untuk memahami satu jenis perangkat dari satu vendor saja sudah susah, apalagi harus menangani berjenis-jenis perangkat. Jadi sebaiknya tidak menggunakan variasi yang terlalu banyak. Dari segi keamanan multi vendor merupakan salah satu penyebab yang memicu terjadinya kejahatan komputer
  • Meningkatnya kemampuan pemakai (user)
  • Semakin kompeksnya sistem yang digunakan, semakin besarnya source code program yang digunakan.
  • Berhubungan dengan jaringan / internet.
Klasifikasi Kejahatan Komputer menurut David Icove [Jhon D. Howard, “An Analysis Of Security Incidents On The Internet 1989-1995” PhD thesis, Engineering and Public policy, carnegia Mellon University, 1997] berdasarkan lubang keamanan, kemanan dapat di klasifikasikan menjadi empat yaitu:
  • Keamanan yang bersifat fisik (Physical security), termasuk akses orang ke gedung, peralatan, dan media yang digunakan. Contoh: Wiretapping atau hal-hal yang ber-hubungan dengan akses ke kabel atau komputer yang digunakan juga dapat dimasukan kedalam kelas ini. Daniel of service, dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diutamanakn adalah banyanya jumlah pesan) Syn Flood Attack, dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi ter-lalu sibuk dan bahkan ndapat berakibat macetnya sistem (hang)

  • Keamanan yang berhubungan dengan orang (personal) , contohnya Indentifikasi user (username dan password) Profil resiko dari orang yang mempunya 

  • Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi

  • Keamanan dalam operasi: Adanya prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan, dan juga termasuk prosedur setetlah serangan (post attack recovery)
Berbicara tentang keamanan-keamanan, pasti ada yang mencoba menyusup dan membobolnya.
Apa saja sih tipe-tipe penyusup keamanan sistem komputer itu?


1.     The Curios (Si ingin Tahu) Tertarik menemuan jenis dan data yang anda miliki.
2.     The Malicious (Si Perusak) Berusaha merusak sistem, atau merubah web page, atau sebaliknya membuat waktu dan uang anda kembali pulih. Biasanya dia akan menjebak kita dan mengancam kita untuk memberikan uang atau dia akan menyalahgunakan data.
3.     The High-Profile (Si Profil Tinggi) Berusaha menggunakan sistem, untuk memperoleh popularitas dan ketenaran. Dan juga mungkin menggunakan sistem profil tinggi anda untuk mengiklankan kemampuannya
4.     The Competition (Si Pesaing) Penyusup ini tertarik pada data yang anda miliki dalam sistem anda, Ia mungkin seseorang yang beranggapan bahwa anda memiliki sesuatu yang dapat menguntungkan secara keuangan atau sebaliknya.
Ada berbagai-bagai tipe penyusup, antara lain:

1.     Mundane: tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
2.     Lamer (Script Kiddies): Mencoba script-script yang pernah dibuat oleh aktivis hacking, tapi tidak pernah paham bagaimana cara membuatnya.
3.     Wannabe: Paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah; HACK IS MY RELIGION.
4.     Larva (newbie): Hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
5.     Hacker: Aktivitas hacking sebagai profesi.
6.     Wizar: Hacker yang membuat komunitas pembnelajaran diantara mereka.
7.     Guru: master of the master hacker, lebih mengarah ke penciptaan tools-tools yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang aktivitas hacing, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
Aspek Kemanan Komputer antara lain:
  • Privacy / Confidentiality: Menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Lebih kearah data-data yang sifatnya privacy, Contoh: e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator. 
         Confidentiality berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut. Contoh : Data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social scurity number, agama, status perkawinan, penyakityang pernah diderita, nomor kartu kredit dll) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya. Bentuk Serangan : Usaha penyadapan (dengan program sniffer). 

        Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi. Apa sih kriptografi itu? Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti keabsahan, integritas data, serta autentikasi data. Kriptografi tidak berarti hanya memberikan keamanan informasi saja, namun lebih ke arah teknik-tekniknya. Secara umum dikenal dua teknik dalam kriptografi, yaitu symmetric-key dan asymmetric-key (public-key).

  • Integrity yang artinya Informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Contoh : e-mail di Intercept ditengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju. Bentuk serangan : adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah membicaraan dan menyamar sebagai orang lain.

  • Authentication, artinya metode untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul yang dimaksud. [1]Dukungan: Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking (untuk menjaga “intellectual property” yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat) dan digital signature. Yang sedang ngetren saat ini adalah Acces control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya.

  • Availability, artinya berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. [1]Contoh hambatan :
1.     [1]“deniel of service attack” (Dos attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.
2.     [1]Mailbom, dimana seorang pemakai dikirim e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan email) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.

  • Acces Control, artinya cara pengaturan akses kepada informasi. Berhubungan dengan masalah authentication dan juga privacy. Metodenya adalah menggunakan kombinasi user id/password atau dengan menggunakan mekanisme lain.

  • Non-repudation, yang artinya aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi electronic commerce.
Apa itu Electronic Commerce ? Electronic Commerce merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping. 

Dan berikut adalah macam-macam serangan pada Keamanan Sistem Komputer:

1.     Interruption : Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “Denial of service attack”.
2.     Interception : Pihak tidak berwenang berhasil mengakses asset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
3.     Modification : Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contohnya dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari website dengan pesan –pesan yang merugikan pemilik website.
4.     Fabrication : Pihak yang tidak berwenang menyisip objek palsu ke dalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu kedalam jaringan komputer.
Untuk pembahasan terakhir mengenai lapisan keamanan pada keamanan sistem komputer, yang berupa:

1.     Lapisan Fisik, untuk membatasi akses fisik ke mesin yang berupa akses masuk ke ruangan komputer, penguncian komputer secara hardware, keamanan BIOS, keamanan Bootloader. Selain itu lapisan fisik juga berfungsi pada bagian Backup Data, atau lebih lengkapnya melakukan Pemilihan piranti back-up, Penjadwalan Backup. Lapisan fisik juga dapat mendeteksi gangguan Fisik berupa Log File dan mengontrol akser sumber daya.
2.     Keamanan Lokal, yang berkaitan dengan hak-haknya user adalah memberikan mereka fasilitas minimal yang diperlukan. Dan hati-hati terhadap saat / dari mana mereka login, atau tempat seharusnya mereka login. Tak lupa juga memastikan dan hapus rekening mereka ketika mereka tidak lagi membutuhkan akses.
3.     Keamanan Root, yang menjadikan root untuk melakukan tugas tunggal tertentu, membatasi jalur perintah bagi pemakai root, dan tidak memperbolehkan menggunakan perangkat utilitas rlogin/rshrexec.
4.     Keamanan File dan system file. Keamanan ini dapat dilakukan dengan tidak memperbolehkan mengakses perintah mengubah sistem, seperti partisi, perubahan device dan lain-lain, lalu melakukan setting limit system, mengatur akses dan permission file, dan terakhir selalu cek program-program yang tidak dikenal.
5.     Keamanan Password dan Enkripsi. Keamanan ini dapat dilakukan dengan cara hati-hati terhadap brute forec attack dengan menbuat password yang baik, selalu mengenkripsi file yang diperlukan, lalu lakukan pengamanan pada level tampilan, seperti screen saver.
6.     Kemanan Kernel , dengan cara selalu Update kernel system operasi dan mengikuti review bugs dan kekurangan-kekurngan pada system operasi.
7.     Keamanan Jaringan, dengan cara mewaspadai paket sniffer yang sering menyadap port ethernet, Lakukan prosedur untuk mengecek integritas data, Verifikasi informasi DNS, Lindungi Network File Sistem dengan menggunakan Firewall untuk barrier anatar jaringan privat dengan jaringan eksternal.

Pertemuan ditutup dengan slide terakhir yang menjelaskan bagaimana hacker bekerja. Secara umum hacker bekerja melalui beberapa tahapan :
1. Tahap Mencari tahu system komputer sasaran.
2. Tahap Penyusapan.
3. Tahap Penjelajahan.
4. Tahap Keluar dan menghilangkan Jejak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar